Mu'jizat Merawat Orang Tua
Oleh: H. Joko Pitoyo
Kepala Tata Usaha Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa
Uang bisa dicari, Ilmu
bisa digali, tapi kesempatan untuk mengasihi orang tua takkan terulang
lagi, ketika anak kita menemui jodohnya, dan mendapatkan wanita cantik
yang berhasil merebut seluruh hatinya, tidak jarang anak yang sudah
mendapatkan jodoh atau sudah beristri melupakan dan mengabaikan orang
tuanya, bahkan tidak jarang dijadikan musuh oleh si anak,
"nauuzubillah", dilain pihak terkadang Orang tua yang semula begitu
mulia, mendadak terasa menjadi sangat cerewet, dan menjadi sumber
masalah rumah tangga, apalagi si anak (laki laki) tidak berhasil
menyatukan hati istrinya dengan ibundanya.
Anak anak yang merawat orang tuanya
sampai wafat, kebanyakan dicintai Allah, hal itu tercermin dalam karir
hidupnya di dunia, dan mereka cenderung menjadi orang yang sukses.
Mu’jizat orang tua, dapat kita temukan
dalam sejarah hidup seorang sahabat ketika ibu dari Ilyas bin muawiyah
wafat, ilyas meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya
seorang sahabat tentang sebab tangisannya.
Jawabnya “ Allah bukakan untukku
beberapa pintu untuk masuk surga, sekarang, satu pintu yang telah
ditutup”, begitulah orang tua pintu surga, bahkan pintu yang paling
tengah diantara pintu pintu yang lain.
Nabi Shallahu’alaihi wassalam bersabda,
orang tua adalah pintu surga yang paling tengah, terserah kamu, hendak
kamu terlantarkan ia, atau kamu hendak menjaganya. Al-Qadri berkata,
maksud pintu surge yang paling tengah adalah pintu yang paling bagus dan
paling tinggi.
Dengan kata lain , sebaik baik sarana
yang bisa mengantarkan seseorang kedalam surga dan meraih derajat yang
tinggi adalah dengan mentaati Orang tua dan menjaganya.
Bersyukur jika kita masih memiliki orang
tua, karena didepan itu masih ada pintu surge yang masih terbuka lebar,
terlebih bila orang tua telah berusia lanjut dalam kondisi tak berdaya
atau mungkin sudah pelupa, pikun dan terkesan cerewet atau tak mampu
lagi merawat dan menjaga dirinya sendiri, persis seperti bayi yang baru
lahir.
Sungguh terlalu, orang yang mendapatkan
orang tuanya berusia lanjut, tapi ia tidak masuk surga, padahal
kesempatan begitu mudah baginya, Nabi Shallahu’alaihi wassalam bersabda “
sungguh celaka, sungguh celaka, sungguh celaka, lalu seorang bertanya “
Siapakah itu wahai Rasulullah? Beliau bersabda “ yakni orang yang
mendapatkan salah satu orang tuanya, atau kedua orang tuanya berusia
lanjut, namun tidak juga masuk surga (HR Muslim).
Ia tidak masuk surga karena tidak
berbakti, tidak mentaati perintahnya, tidak berusaha membuat senang
hatinya, tidak meringankan kesusahannya, tidak menjaga kata katanya, dan
tidak merawatnya saat mereka tidak lagi mampu hidup mandiri.
Saatnya kita berkaca diri, sudahkah
layak kita disebut sebagai anak yang berbakti? Sudahkah layak kita
memasuki pintu surga yang paling tengah?
Wallahu’a’lamu bishawab. (https://ntb.kemenag.go.id/baca/1479170189).

0 Response to "Mu'jizat Merawat Orang Tua"
Post a Comment