Penerapan Menejemen Masjid Modern
Memasuki
melenium ketiga, masjid harus menata dirinya dengan menampilkan sosok
yang mengagungkan baik dari segi bangunan fisik, arsitektur, seni dan
sarana prasarana.
Aktivitasnya harus dikelola dengan menejemen modern
dan mencontoh fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW dengan cara
melakukan aktualisasi pemahaman tekstual, pemahaman kontekstual sampai
pada konseptual.
Aktualisasi dari peran masjid yang terjadi pada masa Nabi Muhammad SAW. misalnya bisa dilakukan dengan ;
1.
Pembangunan sarana fisik yang memadai. Kita bersyukur hampir semua
masjid secara fisik sudah sangat bagus dan memadai tinggal mengisi
berbagai kegiatan keislaman dengan menejemen modern oleh pengurus DKM.,
jangan menggunakan menejemen konservatif apalagi ortodoks karena pasti
kehilangan orientasi dan fungsi masjid. Tambah lagi masjid yang dibangun
oleh dana publik pasti harus berbeda dengan masjid pribadi.
2.
Kegiatan ibadah mahdliah harus berjalan dengan teratur sehingga bisa
membantu kekhusyu'an bagi mereka yang beribadah dimasjid. Untuk itu
segala kesucian, kebersihan, kewibawaan dan keanggunan harus tetap
terjaga.
3. Sebagai pusat
pendidikan, diarahkan untuk mendidik generasi muda islam dalam
pemantapan aqidah, pengamalan syariah dan akhlak.
4.
Sebagai pusat informasi islam, dikelola secara modern dengan media
internet termasuk dilengkapi dengan faks, email, website dan lainnya.
Dengan media ini diharapkan akan mempermudah jamaah memperoleh informasi
islam secara meluas dan mendalam
5.
Pusat dakwah diwujudkan dengan pembentukan lembaga dakwah,
diskusi-diskusi rutin, kegiatan remaja masjid dan lainnya sesuai
kebutuhan.
6. Pusat
penyelesaian masaalah (problem solver) bisa diwujudkan dengan merekrut
para pakar dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk para ulama untuk
memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang timbul ditengah
masyarakat, khususnya disekitar lingkungan masjid.
7.
Sebagai pusat kegiatan sosial ekonomi. Menejemen pengelolaan masjid
didesain agar terasa dimiliki oleh seluruh jamaah dan dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Oleh karena
itu Saldo keuangan tidak boleh bertumpuk direkening bank atau kas
bendahara berlama-lama. Cash flownya dimasyarakat atau jamaah yang
memerlukan bantuan, baik sosial maupun ekonomi.
Dengan
menerapkan menejemen modern di masjid diharapkan pengurus DKM tidak lagi
ngurusin hal remeh temeh dan tidak ngurusin yang bukan topoksinya
karena semua pengurus bekerja sesuai job discription.
Organisasi DKM
dengan menejemen modern bekerja kaya pesawat terbang. Pilot, ko pilot,
pramugari, engginer, tikcting, petugas lapangan semua bekerja sesuai job
dis. Pesawat akan mengantarkan penumpangnya ke tempat tujuan dengan
aman.
Wallahu wa' lam bissawab

0 Response to "Penerapan Menejemen Masjid Modern"
Post a Comment