Penerapan Menejemen Masjid Modern


Oleh  :  Aswan Bayan

Memasuki melenium ketiga, masjid harus menata dirinya dengan menampilkan sosok yang mengagungkan baik dari segi bangunan fisik, arsitektur, seni dan sarana prasarana. 
Aktivitasnya harus dikelola dengan menejemen modern dan mencontoh fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW dengan cara melakukan aktualisasi pemahaman tekstual, pemahaman kontekstual sampai pada konseptual.

Aktualisasi dari peran masjid yang terjadi pada masa Nabi Muhammad SAW. misalnya bisa dilakukan dengan ;

1. Pembangunan sarana fisik yang memadai. Kita bersyukur hampir semua masjid secara fisik sudah sangat bagus dan memadai tinggal mengisi berbagai kegiatan keislaman dengan menejemen modern oleh pengurus DKM., jangan menggunakan menejemen konservatif apalagi ortodoks karena pasti kehilangan orientasi dan fungsi masjid. Tambah lagi masjid yang dibangun oleh dana publik pasti harus berbeda dengan masjid pribadi. 

2. Kegiatan ibadah mahdliah harus berjalan dengan teratur sehingga bisa  membantu kekhusyu'an bagi mereka yang beribadah dimasjid. Untuk itu segala kesucian, kebersihan, kewibawaan dan keanggunan harus tetap terjaga.

3. Sebagai pusat pendidikan, diarahkan untuk mendidik generasi muda islam dalam pemantapan aqidah, pengamalan syariah dan akhlak. 

4. Sebagai pusat informasi islam, dikelola secara modern dengan media internet termasuk dilengkapi dengan faks, email, website dan lainnya. Dengan media ini diharapkan akan mempermudah jamaah memperoleh informasi islam secara meluas dan mendalam

5. Pusat dakwah diwujudkan dengan pembentukan lembaga dakwah, diskusi-diskusi rutin, kegiatan remaja masjid dan lainnya sesuai kebutuhan.

6. Pusat penyelesaian masaalah (problem solver) bisa diwujudkan dengan merekrut para pakar dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk para ulama untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang timbul ditengah masyarakat, khususnya disekitar lingkungan masjid.

7. Sebagai pusat kegiatan sosial ekonomi. Menejemen pengelolaan masjid didesain agar terasa dimiliki oleh seluruh jamaah dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Oleh karena itu Saldo keuangan tidak boleh bertumpuk direkening bank atau kas bendahara berlama-lama. Cash flownya dimasyarakat atau jamaah yang memerlukan bantuan, baik sosial maupun ekonomi.

Dengan menerapkan menejemen modern di masjid diharapkan pengurus DKM tidak lagi ngurusin hal remeh temeh dan tidak ngurusin yang bukan topoksinya karena semua pengurus bekerja sesuai job discription. 
 
Organisasi DKM dengan menejemen modern bekerja kaya pesawat terbang.  Pilot, ko pilot, pramugari, engginer, tikcting, petugas lapangan semua bekerja sesuai job dis. Pesawat akan mengantarkan penumpangnya ke tempat tujuan dengan aman.

Wallahu wa' lam bissawab

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penerapan Menejemen Masjid Modern"

Post a Comment